Bupati Kutim: Literasi Tak Lagi Terbatas pada Buku Cetak

Redaksi
301 Views
2 Min Read

SANGATTA – Membaca tak lagi selalu berarti membuka lembar demi lembar buku. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, pengetahuan dapat diakses melalui berbagai perangkat digital. Perubahan tersebut menjadi perhatian Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman saat membuka Pameran Buku dalam rangka Gebyar Literasi Kabupaten Kutai Timur 2026.

Mengusung tema Out of the Books, kegiatan tersebut menghadirkan penerbit dan beragam koleksi buku untuk masyarakat. Ardiansyah mengapresiasi kehadiran para penerbit yang dinilai memberikan nuansa baru sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin dekat dengan dunia literasi.

Menurutnya, perkembangan teknologi seharusnya tidak menjadi alasan untuk meninggalkan budaya membaca. Sebaliknya, teknologi dapat menjadi sarana memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan pengetahuan.

“Minat baca itu kadang kala kita tidak hanya fokus kepada lembar-lembar kertas yang tertulis, tetapi sekarang lembaran baca itu bisa melalui digital dan sebagainya,” ujar Ardiansyah.

Ia menilai kemampuan berliterasi penting bagi masyarakat untuk memahami perubahan yang terjadi di sekitarnya. Literasi, kata dia, juga tidak hanya diperoleh dari buku, tetapi dapat dibangun dari berbagai hal yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

“Membaca itu tidak pernah ada batu sandungan. Semua yang ada ini kita baca, baik yang ada di buku, baik yang ada di lapangan, di depan, di belakang, samping kiri kanan, di atas, di bawah,” katanya.

Ardiansyah berharap penguatan budaya literasi dapat terus dilakukan, terutama kepada generasi muda. Menurutnya, buku dan sumber informasi digital dapat menjadi pengayaan bagi pribadi, keluarga, serta bekal generasi Kutim dalam menghadapi masa depan.

Melalui Gebyar Literasi, Pemkab Kutim mendorong budaya membaca agar tidak berhenti di ruang kelas maupun perpustakaan, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan yang mengikuti perkembangan zaman. (ADV/Kominfo/Kutim)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *