Jalan Poros Sangatta–Rantau Pulung Ditutup 7 Hari, Jembatan Bailey Segera Dipasang

diadmin
9 Views
2 Min Read

SANGATTA — Pengguna jalan poros Sangatta–Rantau Pulung perlu mengatur perjalanan mulai Rabu, 2 September 2026. Ruas jalan di Sta. 2+700 akan ditutup sementara selama tujuh hari karena adanya pekerjaan pemasangan jembatan Bailey.

Penutupan dijadwalkan berlangsung hingga 8 September 2026. Selama pekerjaan berlangsung, kendaraan tidak dapat melintas seperti biasa di lokasi tersebut.

Pemasangan jembatan Bailey membutuhkan area kerja yang cukup luas dan melibatkan penggunaan alat berat. Karena itu, akses kendaraan ditutup sementara untuk menghindari risiko keselamatan sekaligus memberi ruang bagi pekerja menyelesaikan proses pemasangan.

Informasi tersebut disampaikan melalui surat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kutai Timur Nomor B-600.1.9.1/2494/DPUPR-BM.

Pemberitahuan penutupan juga telah diteruskan kepada sejumlah instansi terkait, termasuk Dinas Perhubungan Kutai Timur, Kecamatan Sangatta Utara, Kecamatan Rantau Pulung, serta Polsek Rantau Pulung.

Bagi masyarakat yang sehari-hari menggunakan jalur tersebut, penutupan sementara tentu berdampak pada perjalanan. Namun, rencana pemasangan jembatan Bailey juga mendapat respons positif karena kondisi akses di kawasan tersebut selama ini menjadi perhatian warga.

Sejumlah masyarakat memilih mendukung pekerjaan tersebut meski harus menggunakan jalur alternatif untuk sementara. Mereka berharap keberadaan jembatan yang baru dapat membuat perjalanan menjadi lebih aman dan nyaman.

Pengguna jalan yang hendak menuju maupun keluar dari Rantau Pulung diimbau mempersiapkan rute alternatif dan mengatur waktu perjalanan selama masa penutupan.

Jalur tersebut akan dibuka kembali setelah pekerjaan selesai dan jembatan dinyatakan aman untuk digunakan.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *