Perjuangan Swarga Bara Hadirkan SMA dan Pasar untuk Warga

Pariwara
247 Views
2 Min Read

SANGATTA – Harapan menghadirkan akses pendidikan dan pusat ekonomi yang lebih dekat terus diperjuangkan Pemerintah Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. Sejak 2023, pemerintah desa berkomunikasi dengan pihak perusahaan untuk mendapatkan lahan yang nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai lokasi sekolah menengah atas (SMA) sekaligus pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Kepala Desa Swarga Bara, Wahyuddin Usman, mengatakan kebutuhan tersebut muncul dari kondisi masyarakat di lapangan. Sebagian anak di wilayahnya harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan pendidikan tingkat SMA. Bahkan, terdapat anak yang harus bersekolah hingga wilayah Sangatta Selatan.

“Ini menjadi salah satu tujuan kita untuk mengakomodasi kepentingan masyarakat berdasarkan kondisi yang ada di lapangan. Anak-anak kami ada yang sekolah di Sangatta Selatan. Itu kan sangat miris, sementara di Swarga Bara ini juga sudah layak untuk berdiri SMA,” ujarnya.

Selain pendidikan, lahan yang diperjuangkan juga direncanakan menjadi lokasi pasar. Menurut Wahyuddin, keberadaan pasar dapat menjadi titik aktivitas ekonomi sekaligus membuka ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

“Kalau bisa pasar itu sifatnya continue. Kalau masyarakat mau membeli sesuatu, sudah tahu tempatnya di mana. Jadi bukan hanya kegiatan satu atau dua hari, kemudian hilang,” katanya.

Wahyuddin menyebut komunikasi dengan pihak perusahaan masih terus dilakukan. Pemdes berharap dukungan berbagai pihak dapat mempercepat terealisasinya lahan tersebut.

Menurutnya, keberadaan SMA dan pasar bukan sekadar pembangunan fisik. Keduanya diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat Swarga Bara.

“Harapannya ini bisa menjadi titik pengembangan sumber daya manusia dalam pendidikan sekaligus menjadi titik perputaran ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (ADV/Kominfo/Kutim)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *