Kutai Timur Target Tiga Besar di Porprov VIII Kaltim, Wabup Mahyunadi Tekankan Optimalkan Potensi Atlet

diadmin
1 View
3 Min Read

Kutai Timur — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur yang akan digelar di Kabupaten Paser.

Hal ini ditandai dengan digelarnya rapat koordinasi jajaran pengurus kontingen, yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi.

Mahyunadi menyampaikan bahwa rapat tersebut menjadi momentum awal untuk menyatukan langkah seluruh pengurus dalam menghadapi ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi tersebut.

“Alhamdulillah rapat berjalan lancar, dan hari ini kita sudah mengumpulkan seluruh jajaran pengurus kontingen Porprov Kutai Timur. Tinggal kita lanjutkan ke rapat-rapat berikutnya untuk pematangan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh pengurus menunjukkan kesiapan untuk membawa kontingen Kutai Timur meraih prestasi maksimal di Porprov VIII.

Lebih lanjut, Mahyunadi mengungkapkan bahwa target yang dibebankan oleh Bupati Kutai Timur cukup tinggi, yakni menembus tiga besar perolehan medali.

Meski diakuinya target tersebut tidak ringan, namun ia optimistis dapat dicapai.

“Secara garis besar kita ditarget oleh Pak Bupati untuk bisa masuk tiga besar. Memang berat, karena kita masih selisih sekitar 48 medali dari capaian sebelumnya. Tapi berat bukan berarti tidak bisa,” tegasnya.

Ia juga mencontohkan keberhasilan Kutai Timur dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) sebelumnya yang mampu meraih juara umum sebagai bukti bahwa peningkatan prestasi sangat mungkin terjadi.

“Kalau di MTQ saja kita bisa juara umum, kenapa di Porprov kita tidak bisa naik peringkat. Kita optimistis,” tambahnya.

Dalam strategi peningkatan prestasi, Mahyunadi menekankan pentingnya optimalisasi potensi atlet yang sudah ada, tanpa harus mendatangkan atlet dari luar daerah.

“Saya minta ketua-ketua cabang olahraga bisa melihat potensi atlet yang ada. Jangan berpikir mendatangkan atlet baru, karena itu juga berkaitan dengan administrasi. Kita fokus pada yang ada, yang perunggu bisa kita dorong jadi perak, yang perak bisa kita naikkan jadi emas,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan rencana pelaksanaan training center (TC) dan tryout yang akan difokuskan pada atlet-atlet potensial.

“TC nanti tidak untuk semua atlet, tapi khusus yang punya peluang besar untuk meningkatkan prestasi,” katanya.

Terkait dukungan anggaran dan reward, Mahyunadi menyebutkan bahwa alokasi APBD untuk Porprov tahun ini relatif sama dengan Porprov sebelumnya.

“APBD kita kurang lebih sama dengan Porprov 2022. Secara logika, bonus atau reward bagi atlet juga kemungkinan tidak jauh berbeda dengan sebelumnya,” pungkasnya.

Dengan persiapan yang matang dan strategi yang terarah, Kutai Timur berharap mampu mencapai target ambisius dan mengharumkan nama daerah di ajang Porprov VIII Kalimantan Timur.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *