Jelang Penurunan Harga Pertamax, Antrean BBM di SPBU Kabo Jaya Meningkat, SPBU Pendidikan Tetap Normal

diadmin
12 Views
2 Min Read

SANGATTA – Menjelang pemberlakuan harga baru bahan bakar minyak (BBM) yang diumumkan Pertamina mulai 1 Agustus 2026, antrean kendaraan di SPBU Kabo Jaya, Sangatta, terpantau mengalami peningkatan pada Sabtu (31/7/2026) malam. Sementara itu, kondisi berbeda terlihat di SPBU Pendidikan yang masih melayani pengisian BBM dengan antrean relatif normal.

Peningkatan antrean di SPBU Kabo Jaya diduga dipengaruhi oleh masyarakat yang ingin mengisi BBM menjelang perubahan harga yang mulai berlaku tepat pukul 00.00 WITA. Meski demikian, aktivitas pengisian tetap berjalan dan tidak terlihat adanya gangguan distribusi.

Mulai 1 Agustus 2026, Pertamina menyesuaikan harga BBM non-subsidi di Kalimantan Timur. Produk Pertamax mengalami penurunan harga, sedangkan Dexlite dan Pertamina Dex tidak mengalami perubahan.

Daftar harga BBM di Kalimantan Timur per 1 Agustus 2026 adalah sebagai berikut:

Pertamax (RON 92): Rp16.300 per liter (turun dari Rp16.650)
Pertamax Turbo (RON 98): Rp18.700 per liter (turun dari Rp19.750)
Dexlite (CN 51): Rp20.150 per liter (tetap)
Pertamina Dex (CN 53): Rp21.650 per liter (tetap)

Sementara itu, harga BBM bersubsidi juga tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Bio Solar bersubsidi masih Rp6.800 per liter. Khusus pembelian Pertamax di Pertashop wilayah Kalimantan Timur, harga ditetapkan Rp16.200 per liter.

Hingga Sabtu malam, kondisi antrean di SPBU Pendidikan masih terpantau lancar dan tidak terjadi penumpukan kendaraan seperti yang terlihat di SPBU Kabo Jaya. Situasi tersebut menunjukkan distribusi BBM di Sangatta masih berjalan normal meski terdapat peningkatan jumlah kendaraan di salah satu SPBU menjelang pemberlakuan harga baru.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *