Festival Sekerat Nusantara 2026 Resmi Dibuka, Jadi Momentum Pelestarian Budaya dan Penguatan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

diadmin
6 Views
4 Min Read

Sekerat – Gemuruh tabuhan musik tradisional, semarak tarian pesisir, hingga ritual adat yang sarat makna mewarnai pembukaan Festival Sekerat Nusantara V Tahun 2026 di kawasan Pantai Sekerat, Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Jumat (10/7/2026).

Festival tahunan yang telah menjadi ikon budaya masyarakat pesisir Kutai Timur tersebut resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur yang hadir mewakili Bupati Kutai Timur. Prosesi pembukaan disaksikan unsur Forkopimda, pemerintah kecamatan dan desa, tokoh adat, pelaku seni budaya, perusahaan pendukung, serta ratusan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata Kutai Timur menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan penyelenggaraan festival tersebut. Menurutnya, Festival Sekerat Nusantara bukan sekadar agenda hiburan tahunan, tetapi menjadi ruang penting untuk menjaga identitas budaya dan memperkuat kebersamaan masyarakat.

“Festival ini bukan hanya sebuah perayaan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap warisan budaya leluhur yang terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. Budaya harus tetap hidup dan menjadi bagian dari pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia menilai masyarakat Desa Sekerat dan Kecamatan Bengalon telah menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga nilai-nilai budaya yang selama ini menjadi identitas masyarakat pesisir Kutai Timur.

Beragam kegiatan budaya dan ekonomi kreatif turut meramaikan Festival Sekerat Nusantara tahun ini. Mulai dari lomba tari kreasi pesisir, lomba kuliner berbahan hasil laut, lomba layangan hias, lomba menyanyi, hingga pameran produk UMKM, kerajinan tangan, dan suvenir lokal yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Tak hanya itu, masyarakat juga disuguhkan ritual adat Belian serta prosesi Mengulur Naga yang menjadi tradisi khas masyarakat Sekerat dan terus dipertahankan sebagai bagian dari warisan budaya turun-temurun.

Pemerintah berharap penyelenggaraan festival mampu memberikan dampak ekonomi secara langsung bagi masyarakat melalui penguatan sektor UMKM dan ekonomi kreatif.

“Ketika masyarakat membeli produk lokal, menikmati kuliner daerah, dan mendukung karya para pelaku UMKM, maka secara langsung mereka ikut menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” katanya.

Lebih jauh, Festival Sekerat Nusantara dinilai memiliki nilai strategis karena diselenggarakan di kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat yang saat ini tengah dikembangkan sebagai kawasan geopark berbasis konservasi, edukasi, dan pariwisata berkelanjutan.

Menurutnya, konsep geopark tidak hanya berbicara mengenai kekayaan geologi semata, tetapi juga mencakup pelestarian budaya, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pengelolaan kawasan.

“Geopark adalah tentang manusia, budaya, pendidikan, dan bagaimana masyarakat memperoleh manfaat ekonomi tanpa menghilangkan identitas budaya serta tetap menjaga kelestarian alam,” jelasnya.

Kolaborasi antara pelestarian budaya, perlindungan lingkungan, dan pengembangan ekonomi kreatif diyakini akan semakin memperkuat posisi Geopark Sangkulirang-Mangkalihat sebagai kebanggaan Kabupaten Kutai Timur sekaligus Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

Di akhir sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kecamatan Bengalon, Pemerintah Desa Sekerat, Forkopimda, perusahaan pendukung, komunitas seni budaya, media, dan seluruh masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan Festival Sekerat Nusantara 2026.

Usai peresmian festival, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penaburan benih ikan di perairan pesisir sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya laut yang menjadi penopang kehidupan masyarakat setempat.

Momen tersebut kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan sebagai penanda dimulainya rangkaian Festival Sekerat Nusantara 2026.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berharap Festival Sekerat Nusantara dapat terus berkembang menjadi agenda wisata unggulan daerah yang mampu memperkuat promosi budaya, meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan ekonomi masyarakat, serta mendukung pengembangan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat secara berkelanjutan.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *