Bupati Kutim Serukan Pola Asuh Penuh Kasih, Bentakan Disebut Tinggalkan Luka bagi Anak

diadmin
5 Views
4 Min Read

KUTAI TIMUR – Mendidik anak dengan kasih sayang menjadi pesan utama yang disampaikan Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang digelar Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTK) Kecamatan Sangatta Utara di halaman Kantor Kecamatan Sangatta Utara, Kamis (23/7/2026). Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk mengajak orang tua dan tenaga pendidik menerapkan pola asuh positif demi mencetak generasi yang berkarakter.

Mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, kegiatan dihadiri Ketua TP PKK Kutai Timur yang juga Bunda PAUD, Siti Robiah, ratusan guru, ribuan peserta didik, serta para orang tua.

Dalam sambutannya, Ardiansyah menekankan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Karena itu, sekolah harus mampu menghadirkan suasana belajar yang aman, menyenangkan, dan membuat anak merasa bahagia.

“Jadikan sekolah sebagai tempat yang paling dirindukan anak-anak. Hadirkan suasana belajar yang penuh sukacita, penuh kasih sayang, dan menyenangkan. Jangan membuat anak belajar karena takut, tetapi karena mereka merasa bahagia,” ujar Ardiansyah.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak semata diukur dari kemampuan akademik, melainkan dari terbentuknya karakter, rasa percaya diri, kedisiplinan, serta kepedulian sosial yang mulai ditanamkan sejak usia dini.

Pesan senada disampaikan Bunda PAUD Kutai Timur, Siti Robiah. Ia mengingatkan agar orang tua maupun guru meninggalkan pola pengasuhan yang mengedepankan bentakan atau kekerasan verbal karena dinilai dapat memengaruhi kondisi psikologis anak.

“Jangan pernah membentak anak. Bentakan bukanlah cara mendidik. Anak belajar dari kasih sayang, perhatian, keteladanan, dan kesabaran. Kata-kata yang lembut akan membangun rasa percaya diri mereka, sedangkan bentakan dapat meninggalkan luka yang memengaruhi perkembangan mental dan emosional anak,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga dan sekolah. Sinergi keduanya dinilai menjadi kunci dalam membentuk karakter anak sejak dini.

Sementara itu, Camat Sangatta Utara Hasdiah Dohi melaporkan peringatan HAN tahun ini melibatkan 47 Taman Kanak-kanak (TK) dan 27 Kelompok Bermain (KB) se-Kecamatan Sangatta Utara.

Sebanyak 3.709 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 830 anak TK A, 2.330 anak TK B, 389 anak Kelompok Bermain, serta 160 guru pendamping. Jumlah itu belum termasuk para orang tua yang turut mendampingi anak-anak selama kegiatan berlangsung.

“Tingginya partisipasi ini menunjukkan semakin besarnya kepedulian masyarakat terhadap pendidikan anak usia dini sebagai fondasi membangun sumber daya manusia yang unggul di Kutai Timur,” ujar Hasdiah.

Rangkaian Hari Anak Nasional 2026 diisi berbagai kegiatan edukatif, mulai dari gerakan minum susu bersama sebagai kampanye pemenuhan gizi anak, lomba kreasi makanan berbahan dasar ikan yang diikuti komite sekolah, hingga kegiatan finger painting untuk mengembangkan kreativitas, imajinasi, serta kemampuan motorik halus anak.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari PT Kaltim Prima Coal (KPC) sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui program yang sehat, edukatif, dan ramah anak.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional 2026, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berharap semangat “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” tidak berhenti sebagai slogan, tetapi menjadi budaya bersama dalam keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat demi mewujudkan generasi Kutai Timur yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Menurut saya, gaya ini lebih terasa seperti berita media profesional—lead langsung menyampaikan inti, narasi lebih mengalir, kutipan dipilih seperlunya, dan penutup lebih kuat daripada sekadar mengulang isi acara.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *