Andalkan Atlet Lokal, FAJI Kutim Optimistis Panen Medali Emas di Porprov 2026

diadmin
6 Views
4 Min Read

SANGATTA – Semangat para atlet arung jeram Kutai Timur terus menyala menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026. Di bawah naungan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kutai Timur, para atlet kini tengah menjalani serangkaian latihan intensif guna mempersiapkan diri menghadapi persaingan di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

Ketua FAJI Kutai Timur, Pandi Widiarto, mengatakan pihaknya saat ini fokus membangun kesiapan fisik, teknik, dan kekompakan tim. Sebanyak 16 atlet putra dan putri dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Kutai Timur, meski jumlah tersebut masih berpotensi berubah mengikuti kuota yang akan ditetapkan panitia Porprov.

“Kami menyiapkan atlet terbaik yang dimiliki saat ini. Namun jumlahnya masih bisa berubah menyesuaikan kuota yang nantinya diberikan kepada cabang olahraga arung jeram,” ujarnya saat ditemui di sela latihan di kawasan Folder Sangatta.

Pada Porprov mendatang, tim arung jeram Kutim diproyeksikan tampil di sejumlah nomor unggulan, baik kategori putra maupun putri. Untuk memaksimalkan peluang meraih medali, para atlet terus diasah melalui latihan rutin yang berfokus pada teknik mendayung, kecepatan, ketahanan, hingga kerja sama tim.

Menurut Pandi, kekompakan menjadi salah satu faktor penting dalam olahraga arung jeram. Karena itu, selain meningkatkan kemampuan individu, program latihan juga diarahkan untuk membangun keselarasan antar-atlet di atas perahu.

“Kami ingin seluruh atlet memiliki ritme yang sama saat bertanding. Dalam arung jeram, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga kerja sama tim yang solid,” jelasnya.

Di tengah keterbatasan yang ada, FAJI Kutim tetap berupaya menghadirkan pembinaan berkualitas. Salah satunya dengan mendatangkan pelatih asal Jawa Barat yang memiliki pengalaman membina atlet nasional hingga berlaga di kejuaraan internasional.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen FAJI Kutim dalam mengembangkan potensi atlet lokal agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi sekaligus menjadi kebanggaan daerah.

“Kami ingin atlet-atlet Kutai Timur berkembang melalui proses pembinaan yang baik. Harapannya mereka tidak hanya berprestasi di tingkat provinsi, tetapi juga mampu menembus level nasional,” kata Pandi.

Prestasi yang diraih pada Porprov sebelumnya menjadi motivasi tersendiri bagi tim arung jeram Kutim. Saat berlaga di Berau, cabang olahraga ini sukses menyumbangkan dua medali emas bagi kontingen Kutai Timur.

Capaian tersebut menjadi modal berharga untuk menghadapi Porprov 2026. FAJI Kutim berharap dukungan terhadap pembinaan atlet dapat terus ditingkatkan sehingga prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Sementara itu, salah satu atlet putri Kutai Timur, Azra, mengaku persiapan yang dilakukan bersama tim berjalan dengan baik. Atlet yang akan turun di nomor R6 Putri itu menyebut tantangan terbesar dalam arung jeram adalah menjaga kekompakan seluruh anggota tim saat berada di lintasan.

“Kalau satu orang saja tidak seimbang tenaga atau gerakannya, itu bisa memengaruhi laju perahu. Jadi kami harus benar-benar kompak dan saling menyesuaikan satu sama lain,” ujarnya.

Meski berlatih di kawasan perairan Folder Sangatta, Azra mengaku tidak merasa khawatir dengan keberadaan satwa liar seperti buaya. Menurutnya, aktivitas latihan yang dilakukan secara intens membuat area latihan tetap aman bagi para atlet.

Bagi Azra dan rekan-rekannya, Porprov 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan kesempatan untuk membuktikan hasil kerja keras selama menjalani latihan. Ia berharap tim arung jeram Kutai Timur mampu tampil maksimal dan membawa pulang prestasi membanggakan.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan serta dukungan pelatih berpengalaman, FAJI Kutim menargetkan hasil terbaik di Porprov 2026. Pandi menegaskan, target utama yang ingin dicapai adalah menambah koleksi medali emas sekaligus mempertahankan tradisi prestasi arung jeram Kutai Timur di kancah olahraga Kalimantan Timur.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *