SDM Jadi Motor Transformasi Ekonomi Kutai Timur

Redaksi
289 Views
2 Min Read

SANGATTA – Pembangunan Kutai Timur (Kutim) tidak hanya berbicara tentang pembangunan jalan, infrastruktur, maupun pertumbuhan ekonomi. Di balik itu, ada satu modal penting yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kutim, yakni kualitas sumber daya manusia (SDM).

Hal tersebut menjadi salah satu arah utama pembangunan Kutim pada 2026. Pemerintah daerah menempatkan peningkatan kualitas SDM sebagai penggerak transformasi ekonomi, dengan dukungan infrastruktur yang menunjang investasi. Arah kebijakan itu tetap dipertahankan dalam pembahasan perubahan APBD 2026.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan pembangunan daerah harus diarahkan tidak hanya untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menyiapkan masyarakat agar mampu mengambil peran dalam perubahan ekonomi tersebut.

“Tema pembangunan Kabupaten Kutai Timur tahun 2026 yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai penggerak transformasi ekonomi yang didukung dengan kemantapan infrastruktur yang mendukung investasi,” kata Bupati.

Menurut dia, peningkatan kualitas SDM menjadi bagian dari enam prioritas pembangunan Kutim. Prioritas tersebut mencakup penguatan infrastruktur dan konektivitas, transformasi ekonomi berkelanjutan, tata kelola pemerintahan, kualitas lingkungan hidup, serta ketahanan pangan.

Perhatian terhadap SDM juga berkaitan dengan upaya percepatan penurunan stunting. Pemerintah daerah menempatkan penanganan stunting sebagai bagian dari peningkatan kualitas SDM dengan dukungan lintas sektor.

“Percepatan penurunan stunting juga menjadi bagian dari prioritas peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan dukungan lintas sektor,” ujar Ardiansyah.

Arah tersebut mendapat ruang dalam perubahan APBD 2026. Pendapatan daerah Kutim diproyeksikan meningkat sekitar Rp644,36 miliar menjadi Rp6,408 triliun. Tambahan ruang fiskal itu menjadi bagian dari penataan kembali program prioritas pemerintah daerah.

Dengan pendekatan tersebut, pembangunan SDM diharapkan berjalan beriringan dengan penguatan infrastruktur dan transformasi ekonomi. Bagi Kutim, pembangunan manusia menjadi bagian penting agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya menghasilkan angka, tetapi juga membuka kesempatan masyarakat untuk berkembang dan mengambil manfaat dari perubahan ekonomi daerah. (ADV/Kominfo/Kutim)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *