Pertahankan Predikat Desa Layak Anak, Swarga Bara Perkuat Fasilitas dan Ruang Bermain Anak

Redaksi
259 Views
2 Min Read

SANGATTA – Menjaga predikat Desa Layak Anak bukan perkara mudah. Setelah berhasil meraih penghargaan sebagai desa layak anak, Pemerintah Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur, kini menghadapi tantangan berikutnya: memastikan lingkungan yang ramah dan aman bagi anak terus terjaga.

Kepala Desa Swarga Bara Wahyuddin Usman mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkuat fasilitas umum yang dapat dimanfaatkan anak-anak. Fasilitas tersebut salah satunya berada di kawasan Town Hall yang dikembangkan melalui kolaborasi dengan pihak yayasan.

Menurut Wahyuddin, keberadaan fasilitas bagi anak kemudian terus didorong hingga tingkat rukun tetangga (RT). Hal ini dilakukan agar perhatian terhadap kebutuhan anak tidak hanya terpusat di satu lokasi.

“Kalau mendapatkan ada persyaratan yang diurus, dilengkapi, administrasi dan segala macam. Mempertahankan memang agak susah,” ujar Wahyuddin.

Upaya tersebut juga didukung melalui pemanfaatan anggaran di tingkat RT. Beberapa RT disebut telah mengajukan pengadaan permainan anak sebagai bagian dari fasilitas lingkungan yang dapat digunakan bersama.

Bagi Wahyuddin, keberlanjutan program menjadi bagian penting dalam mempertahankan predikat tersebut. Pemerintah desa tidak ingin penghargaan hanya berhenti sebagai capaian administratif, tetapi diterjemahkan dalam fasilitas dan kegiatan yang benar-benar dirasakan anak.

“Artinya itu salah satu bentuk yang sampeyan bilang tadi terkait dengan mempertahankan penghargaan Kelana itu desa layak anak,” katanya.

Selain fasilitas bermain, Pemdes Swarga Bara juga mendorong kegiatan positif bagi anak melalui olahraga. Salah satunya Sekolah Sepak Bola (SSB) yang berada di bawah naungan desa.
Menurut Wahyuddin, kegiatan tersebut tidak semata mengejar prestasi. Anak-anak juga diarahkan memiliki aktivitas yang terstruktur, sehingga orang tua lebih mudah melakukan pengawasan.

“Harapannya sebenarnya selain daripada prestasi, kita bisa mengajak juga anak-anak ini untuk kegiatan yang positif,” pungkasnya. (ADV/Kominfo/Kutim)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *