Kopdes Merah Putih Swarga Bara Mulai Bergerak, Pemasaran Telur Jadi Langkah Awal

Pariwara
351 Views
2 Min Read

SANGATTA – Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), mulai menjalankan aktivitas usaha meski belum diresmikan secara formal. Dalam tiga bulan terakhir, koperasi ini mulai mengambil peran dalam mendukung pemasaran telur ayam petelur hasil usaha desa bersama kelompok tani.

Langkah tersebut menjadi kegiatan awal koperasi dalam membangun aktivitas ekonomi produktif di tingkat desa. Pemasaran telur dipilih sebagai bentuk dukungan terhadap hasil usaha peternakan yang telah berjalan.

Sekretaris Desa Swarga Bara, Rulliyanti, mengatakan operasional awal koperasi sudah dimulai sejak proses pembentukan. Meski bangunan sempat dalam tahap penyelesaian, kegiatan usaha tetap berjalan tanpa menunggu seremoni peluncuran.

“Untuk saat ini, Kopdes Merah Putih mendukung pemasaran telur. Itu menjadi salah satu pekerjaan pertama mereka,” ujarnya.

Menurut Rulliyanti, keberadaan koperasi diharapkan dapat mendukung pengembangan usaha desa melalui kegiatan pemasaran dan penyediaan layanan usaha lainnya. Dengan demikian, koperasi tidak hanya menjadi wadah organisasi, tetapi juga memiliki aktivitas ekonomi yang nyata.
Dari sisi sarana, gedung koperasi kini telah selesai dibangun. Persiapan masih berlanjut pada bagian interior, terutama pemasangan rak untuk menunjang operasional. Bangunan tersebut direncanakan menjadi tempat usaha retail serta kegiatan koperasi lainnya.

“Bangunannya sudah jadi, sekarang bagian dalamnya sedang dipasangi rak. Nantinya kemungkinan ada toko retail dan kegiatan lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, struktur kepengurusan koperasi telah dibentuk sejak awal. Namun, posisi manajer masih menunggu penetapan melalui proses rekrutmen berskala nasional. Pemerintah desa belum menerima informasi mengenai nama yang akan mengisi posisi tersebut.

Rulliyanti menerangkan, pembentukan awal difokuskan pada susunan pengurus, sedangkan penentuan manajemen akan mengikuti mekanisme dari pemerintah pusat.

Dengan dimulainya pemasaran telur, Kopdes Merah Putih Swarga Bara mulai membangun pijakan usaha. Tahap berikutnya akan bergantung pada kesiapan fasilitas, penataan manajemen, serta pengembangan kegiatan usaha koperasi. (ADV/Kominfo/Kutim)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *