Infrastruktur Jadi Penopang Investasi Kutim

Redaksi
263 Views
2 Min Read

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menempatkan pembangunan infrastruktur dan konektivitas sebagai salah satu prioritas tahun anggaran 2026. Kebijakan tersebut diarahkan untuk memperkuat fondasi pembangunan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan investasi di daerah.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, pembangunan daerah pada 2026 tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), tetapi juga membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai. Infrastruktur dan konektivitas dipandang penting untuk menopang transformasi ekonomi yang menjadi bagian dari arah pembangunan Kutim.

“Tema pembangunan Kabupaten Kutai Timur tahun 2026 yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai penggerak transformasi ekonomi yang didukung dengan kemantapan infrastruktur yang mendukung investasi,” kata Ardiansyah di DPRD Kutim.

Dalam rancangan perubahan APBD 2026, pendapatan daerah diproyeksikan meningkat menjadi sekitar Rp6,408 triliun, sementara belanja daerah mencapai sekitar Rp6,427 triliun. Dari total belanja tersebut, belanja modal diproyeksikan sekitar Rp2,151 triliun.

Ardiansyah menegaskan, penyesuaian anggaran dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pelayanan masyarakat, kemampuan keuangan daerah, urgensi, serta kesiapan program untuk diselesaikan hingga akhir tahun.

“Penajaman alokasi anggaran tetap memperhatikan kebutuhan pelayanan masyarakat, kemampuan keuangan daerah, tingkat urgensi serta kesiapan kegiatan untuk diselesaikan sampai dengan akhir tahun,” ujarnya.

Selain infrastruktur dan konektivitas, perubahan arah pembangunan Kutim 2026 juga mencakup transformasi ekonomi berkelanjutan, peningkatan kualitas SDM, tata kelola pemerintahan, lingkungan hidup, dan ketahanan pangan.

Melalui penajaman tersebut, Pemkab Kutim berharap pembangunan infrastruktur dapat berjalan selaras dengan penguatan ekonomi daerah dan menciptakan dukungan yang semakin baik bagi aktivitas investasi serta kesejahteraan masyarakat. (ADV/Kominfo/Kutim)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *