SANGATTA – Semangat kompetisi mulai menyala di lingkungan Perumda Air Minum Tirta Tuah Benua (Perumdam TTB) Kutai Timur. Sebanyak 53 anggota kontingen resmi dilepas menuju ajang Pekan Olahraga Daerah (PORDA) PERPAMSI Kalimantan Timur VII Tahun 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Kutai Barat.
Pelepasan kontingen dilakukan langsung oleh Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Kamis (18/6/2026). Dalam kesempatan itu, Ardiansyah memberi suntikan motivasi kepada para atlet agar tidak sekadar mempertahankan capaian sebelumnya, tetapi mampu melampauinya.
“Prestasi yang pernah diraih harus menjadi pemacu semangat. Kalau sebelumnya sudah baik, sekarang harus lebih baik lagi. Tunjukkan bahwa Kutai Timur mampu bersaing dan berprestasi,” tegas Ardiansyah di hadapan para atlet dan ofisial.
Menurutnya, keikutsertaan dalam PORDA PERPAMSI bukan hanya soal berburu medali. Lebih dari itu, ajang tersebut menjadi ruang untuk membangun solidaritas, disiplin, dan semangat kebersamaan di antara para pegawai perusahaan daerah.
Ardiansyah memahami betul tantangan yang dihadapi pegawai Perumdam TTB dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Karena itu, olahraga dinilai menjadi sarana yang efektif untuk menjaga kebugaran sekaligus memperkuat motivasi kerja.
“Saya tahu tugas Saudara-saudara tidak mudah. Setiap hari harus memastikan layanan air bersih berjalan baik, sementara di lapangan juga menghadapi berbagai persoalan. Olahraga ini menjadi bagian dari penyegaran sekaligus penyemangat,” ujarnya.
Tak hanya berbicara soal olahraga, Ardiansyah juga menyinggung pentingnya pengembangan layanan air bersih di Kutai Timur. Ia berharap potensi sumber air baku yang dimiliki daerah, termasuk pemanfaatan void bekas tambang, dapat terus dioptimalkan demi memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Direktur Utama Perumdam TTB Kutim, Suparjan, mengungkapkan bahwa kontingen yang diberangkatkan berjumlah 53 orang, terdiri dari 44 atlet dan ofisial serta sembilan pendukung lainnya. Dari jumlah atlet yang diturunkan, mayoritas merupakan pegawai tetap Perumdam TTB yang sehari-hari bertugas melayani kebutuhan air bersih masyarakat.
Meski mengusung kekuatan internal tanpa pemain dari luar, Suparjan tetap memasang target cukup tinggi. Kontingen Perumdam TTB Kutim dibebani target meraih 19 medali yang terdiri atas 10 emas, empat perak, dan lima perunggu.
“Kami menyusun target ini berdasarkan evaluasi keikutsertaan sebelumnya dan potensi yang dimiliki masing-masing cabang olahraga. Kami optimistis karena beberapa atlet yang turun memiliki pengalaman dan rekam jejak prestasi yang cukup baik,” jelasnya.
Cabang tenis meja menjadi salah satu andalan utama dengan target tiga medali emas. Selain itu, tenis lapangan diproyeksikan menyumbang dua emas, sementara bulu tangkis, futsal putra, bola voli putra, hingga catur juga diharapkan menjadi penyumbang medali bagi Kutai Timur.
Ketua Kontingen Agus Sugiharto bahkan memasang target yang lebih besar. Ia berharap Perumdam TTB Kutim mampu menembus posisi tiga besar pada klasemen akhir PORDA PERPAMSI Kaltim VII.
“Harapan kami bisa masuk tiga besar. Kami tidak muluk-muluk, tetapi kami percaya dengan kemampuan atlet yang kami miliki karena semuanya merupakan pegawai Perumdam TTB Kutai Timur sendiri,” kata Agus.
Menurutnya, cabang bola voli, bulu tangkis, dan tenis meja berpotensi menjadi lumbung medali. Beberapa atlet yang diturunkan juga pernah mencatatkan prestasi hingga tingkat nasional.
Dengan bekal persiapan yang telah dilakukan selama berbulan-bulan, kontingen Perumdam TTB Kutim kini membawa satu misi besar ke Kutai Barat: pulang dengan prestasi dan mengharumkan nama Kutai Timur di panggung olahraga insan air minum se-Kalimantan Timur.