Gedung Perpustakaan Kutim Masih Tunggu Pengosongan, Pemkab Siapkan Langkah Lanjutan

Redaksi
250 Views
2 Min Read

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih menunggu proses pengosongan gedung perpustakaan yang nantinya dapat kembali dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan literasi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di sela pelaksanaan Pekan Literasi.

Ardiansyah mengatakan, gedung perpustakaan tersebut saat ini masih belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan karena masih terdapat sejumlah barang milik Kejaksaan yang berada di dalam bangunan.

“Saya masih menunggu lagi, kalau itu sudah dikosongkan gedung perpustakaan kita itu akan kita,” ujar Ardiansyah saat ditemui dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, keberadaan fasilitas perpustakaan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pengembangan budaya literasi di Kutim. Terlebih, kegiatan Pekan Literasi juga menjadi momentum untuk mendekatkan masyarakat dengan buku dan berbagai sumber pengetahuan.

Ardiansyah sebelumnya mengapresiasi pelaksanaan pameran buku dalam rangkaian Pekan Literasi. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melihat berbagai koleksi buku yang tersedia.

“Kita di Kotim bersyukur mendapatkan kesempatan ini, karena kita sudah kenal, buku adalah jendela dunia,” katanya.

Ia pun mendorong agar informasi mengenai pameran dan kegiatan literasi dapat disampaikan secara luas kepada masyarakat. Menurutnya, semakin mudah masyarakat mendapatkan akses terhadap buku, semakin terbuka pula kesempatan untuk memperluas wawasan.

Sementara itu, terkait waktu pengosongan gedung dan rencana pemanfaatannya setelah barang-barang tersebut dipindahkan, Pemkab Kutim masih perlu melakukan proses lebih lanjut. Pemerintah daerah diharapkan dapat segera memastikan fasilitas tersebut kembali optimal dalam menunjang aktivitas literasi masyarakat. (ADV/Kominfo/Kutim)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *