DPPKB Kutim Perluas Edukasi KB Lewat Digital, Jangkau Masyarakat Lebih Luas

Redaksi
215 Views
2 Min Read

SANGATTA – Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai program keluarga berencana (KB) terus dilakukan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Di tengah luasnya wilayah dan tantangan jarak antardesa, edukasi tidak hanya dilakukan secara tatap muka, tetapi mulai diperkuat melalui platform digital.

Kabid Penyuluhan DPPKB Kutim, Yunie, mengatakan pemanfaatan teknologi menjadi salah satu cara untuk mendukung kegiatan penyuluhan sekaligus meningkatkan kapasitas tenaga penyuluh. Salah satunya dilakukan melalui pertemuan daring menggunakan Zoom.

“Untuk penyuluhan lewat digital sudah beberapa kali. Terutama untuk peningkatan SDM, kita mengikuti melalui Zoom,” kata Yunie.

Menurutnya, metode digital juga membantu proses pembekalan bagi tenaga penyuluh sebelum mereka menjalankan tugas di lapangan. Penyuluh pendamping yang direkrut DPPKB juga mendapatkan pembekalan agar mampu menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat.

Meski demikian, penyuluhan secara langsung tetap menjadi bagian penting. Sebab, kondisi masyarakat dan akses di setiap wilayah Kutim berbeda. Karena itu, penyuluh tetap dituntut mampu menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.

“Harapan kami, terutama bagaimana caranya memberikan edukasi kepada masyarakat supaya mereka tertarik dan berminat mengikuti program kita,” ujarnya.

Edukasi KB juga dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari fasilitas kesehatan, kecamatan, KUA hingga sekolah. Pendekatan tersebut dilakukan untuk memperkuat pemahaman masyarakat, khususnya pasangan usia subur, mengenai pentingnya perencanaan keluarga.

Selain KB, penyuluhan juga diarahkan untuk mendukung upaya pemerintah daerah dalam menekan stunting dan persoalan keluarga berisiko lainnya.

Dengan kombinasi penyuluhan langsung dan digital, DPPKB Kutim berharap informasi program KB dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, sekaligus mendukung terbentuknya keluarga yang lebih terencana dan berkualitas. (ADV/Kominfo/Kutim)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *