
SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutim memaksimalkan pemanfaatan anggaran training camp (TC) untuk meningkatkan kesiapan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur. Pemusatan latihan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mematangkan kemampuan atlet dan memperbesar peluang meraih medali emas.
Mahyunadi menekankan, persiapan atlet tidak cukup hanya mengandalkan latihan rutin. Atlet yang memiliki potensi meraih emas perlu mendapatkan kesempatan berlatih bersama lawan tanding berkualitas atau sparring partner agar kemampuan dan mental bertanding semakin teruji.
“Makanya, Ketua, anggaran TC yang ada di KONI masih isinya habiskan,” ujar Mahyunadi dalam sambutannya pada kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pembuatan aplikasi dan website serta digitalisasi data atlet Kutim.
Menurutnya, uji tanding menjadi bagian penting dalam mengukur kemampuan atlet. Sebab, atlet yang merasa sudah kuat belum tentu mampu mengimbangi lawan dengan kualitas lebih tinggi. Melalui sparring partner yang tepat, kekurangan dapat diketahui dan diperbaiki sebelum menghadapi pertandingan sesungguhnya.
“Makanya perlu sparring partner, karena kadang-kadang kita merasa bagus, merasa kuat, padahal orang lain lebih kuat,” tegasnya.
Mahyunadi juga mengingatkan bahwa teknologi dan sistem pendataan atlet harus berjalan beriringan dengan pembinaan di lapangan. Digitalisasi dapat membantu KONI memetakan potensi atlet dan rekam jejak prestasi, sedangkan peningkatan kemampuan tetap membutuhkan latihan disiplin, kerja keras, serta pendampingan pelatih.
Dia berharap pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, dan pelatih memperkuat koordinasi agar persiapan berjalan terarah. Dengan pemanfaatan anggaran yang optimal dan program latihan terukur, Kutim diharapkan mampu bersaing lebih baik dan memenuhi target prestasi pada Porprov mendatang.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen meningkatkan kualitas pembinaan olahraga daerah dan membuka peluang bagi atlet Kutim untuk mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional. (ADV/Kominfo/Kutim)