
SANGATTA– Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mendorong pemenuhan hak pendidikan bagi anak yang tidak bersekolah. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) diarahkan sesuai usia dan kondisi masing-masing agar mereka tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan serta bekal untuk masa depan.
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menjelaskan bahwa ATS tidak hanya merujuk pada anak yang putus sekolah. Ada tiga kelompok yang masuk dalam kategori tersebut, yakni anak yang belum pernah mengenyam pendidikan, anak yang berhenti sekolah sebelum menyelesaikan jenjangnya, serta anak yang telah lulus tetapi tidak melanjutkan pendidikan ke tingkat berikutnya.
“Ini enggak pernah sekolah, drop out dan tidak melanjutkan. Inilah masuk ATS,” ujar Mulyono.
Menurut dia, penanganan ATS perlu disesuaikan dengan situasi yang dihadapi setiap anak. Bagi mereka yang masih berada dalam usia sekolah, Disdikbud mendorong agar dapat kembali mengikuti pendidikan formal. Langkah ini diharapkan membuka kesempatan bagi anak untuk melanjutkan pembelajaran sesuai jenjang pendidikannya.
Sementara itu, anak yang telah berada di luar usia sekolah dapat diarahkan menempuh pendidikan nonformal melalui program Kejar Paket. Layanan tersebut tersedia melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) maupun Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).
“Kalau masih di usia sekolah, kita kembalikan ke sekolah supaya dia bisa sekolah. Kalau sudah di luar usia sekolah, kita dorong mendapatkan pendidikan nonformal melalui Kejar Paket,” katanya.
Program Kejar Paket tidak hanya memberikan kesempatan melanjutkan pendidikan, tetapi juga membuka peluang memperoleh ijazah. Selain itu, peserta dapat diarahkan mengikuti pelatihan sebagai bekal memasuki dunia kerja.
“Kita arahkan ke sana supaya mereka mendapatkan pelatihan dan juga ijazah sebagai bekal mereka untuk mencari pekerjaan yang terbaik,” pungkasnya.
Melalui pendekatan tersebut, Disdikbud Kutim mendorong agar anak-anak yang terkendala mengakses pendidikan tetap memiliki jalur untuk belajar dan meningkatkan keterampilan. (ADV/Kominfo/Kutim)