Ketua TP PKK Kutim Soroti Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan

diadmin
9 Views
3 Min Read

SANGATTA – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Timur, Siti Robiah, mengajak seluruh perempuan untuk terus berdaya dan berperan aktif dalam pembangunan daerah saat memperingati Hari Kartini, Selasa (21/4/2026).

Dalam kegiatan yang mengusung tema “Perempuan Hebat, Perempuan Berdaya, Perempuan Berkarya Indonesia Maju”, Siti Robiah menekankan bahwa semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan perempuan.

Ia mengungkapkan, perjuangan Kartini yang telah berlangsung sejak 147 tahun silam masih relevan hingga saat ini, terutama dalam mendorong kesetaraan akses pendidikan bagi perempuan.
“Raden Ajeng Kartini telah memberikan inspirasi besar bagi kita semua, bahwa perempuan berhak mendapatkan pendidikan dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa,” ujarnya.

Siti Robiah juga menyoroti pentingnya peran PKK dalam mengatasi berbagai persoalan sosial di masyarakat, salah satunya angka anak tidak sekolah (ATS). Ia mengajak seluruh kader PKK dari tingkat kabupaten hingga desa untuk lebih aktif memberikan pendampingan kepada masyarakat.
Menurutnya, perempuan tidak hanya berperan dalam ranah domestik, tetapi juga harus mampu menjadi agen perubahan yang cerdas, tangguh, dan inovatif.

“Perempuan harus tampil sebagai agen perubahan, tidak hanya mengurus rumah tangga, tetapi juga ikut berkontribusi dalam pembangunan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah. Melalui 10 program pokok PKK, diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan anak, kesehatan keluarga, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain itu, Siti Robiah juga mengingatkan pentingnya literasi digital di era modern. Ia meminta para orang tua, khususnya ibu, untuk aktif mendampingi anak dalam penggunaan teknologi agar tidak terjerumus pada hal negatif.

“Teknologi bisa membawa manfaat, tetapi juga bisa berdampak buruk jika tidak digunakan dengan bijak. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan rencana penguatan koperasi PKK sebagai upaya meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan di Kutai Timur. PKK kecamatan dan desa nantinya diharapkan dapat bergabung sebagai unit dalam koperasi tersebut.

Di akhir sambutannya, Siti Robiah mengajak seluruh perempuan di Kutai Timur untuk terus bergerak dan menjadi Kartini masa kini yang mampu membawa perubahan nyata.
“Kemajuan daerah dimulai dari keluarga, dan keluarga yang kuat lahir dari perempuan yang berdaya,” pungkasnya.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *