Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mengambil langkah konkret dalam memperkuat sektor ekonomi kerakyatan dengan mengukuhkan Asosiasi Pedagang Pasar Induk Sangatta (APPISTA), Kamis, 9 April 2026. Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 48 pengurus resmi dilantik untuk menjalankan roda organisasi yang diharapkan mampu menjadi jembatan antara pedagang dan pemerintah.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menilai pembentukan APPISTA bukan sekadar memenuhi aspek administratif, melainkan bagian dari strategi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pasar. Ia menekankan bahwa kehadiran pedagang sebagai pengurus inti menjadi kekuatan utama organisasi tersebut.
“Pengurusnya berasal dari pedagang lapak sendiri. Ini penting agar mereka menjadi barometer kerakyatan,” ungkap Ardiansyah.
Menurutnya, keterlibatan langsung para pelaku pasar akan memudahkan pemerintah dalam memahami berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan. Dengan begitu, upaya pembenahan pasar bisa dilakukan secara lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Ardiansyah juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pasar, baik dari sisi fasilitas maupun kenyamanan. Ia berharap pasar tidak hanya menjadi pusat transaksi ekonomi, tetapi juga ruang yang layak bagi pedagang dan masyarakat.
“Kalau ada kekurangan di lapangan, kita benahi. Pasar ini harus nyaman bagi pedagang dan masyarakat,” tegasnya.
Ke depan, keberadaan APPISTA diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan pedagang, sekaligus menjadi motor penggerak dalam mengembangkan pasar tradisional sebagai fondasi utama ekonomi daerah.