Damkar Kutim Tanggap Cepat, Kebakaran Hanguskan Rumah dan Mobil di Kawasan Perumahan Panorama

diadmin
7 Views
2 Min Read

SANGATTA – Aksi sigap ditunjukkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kutai Timur saat menangani peristiwa kebakaran yang terjadi di kawasan perumahan Panorama, Selasa pagi sekitar pukul 07.30 WITA. Hanya dalam waktu sekitar 12 menit setelah menerima laporan, petugas sudah tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Kepala Bidang Pemadaman Damkar Kutim, Sugio, mengungkapkan bahwa saat tim tiba, kondisi api sudah membesar dan melalap satu unit rumah serta sebuah mobil yang berada di lokasi. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Begitu laporan masuk, kami langsung bergerak. Saat tiba, api sudah cukup besar dan membakar satu rumah serta satu mobil. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” kata Sugio.

Ia menjelaskan, bangunan yang terbakar merupakan rumah tunggal di lingkungan perusahaan. Namun, rumah tersebut diduga sedang tidak berpenghuni saat kejadian berlangsung.

“Untuk penyebabnya masih belum bisa dipastikan. Biasanya setelah pemadaman selesai, baru dilakukan penelusuran lebih lanjut,” ujarnya.

Dalam proses pemadaman, Damkar Kutim mengerahkan dua unit armada dan mendapat dukungan suplai air dari tim pemadam PT KPC. Berkat kerja sama tersebut, api berhasil dikendalikan dan tidak merembet ke bangunan lain.

Sugio juga menambahkan bahwa peran Damkar tidak terbatas pada penanganan kebakaran saja. Sepanjang Februari lalu, pihaknya telah menangani sekitar 20 kejadian, mulai dari evakuasi hewan berbahaya seperti ular dan buaya, penanganan sarang tawon, hingga membantu warga melepas cincin yang tersangkut.

“Bahkan beberapa hari terakhir kami juga menangani pelepasan cincin di Bengalon dan penangkapan ular kobra,” tambahnya.

Saat ini, Damkar Kutai Timur memiliki 11 pos yang tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Bengalon, Batu Ampar, Muara Bengkal, Muara Ancalong, Sangkulirang, Muara Wahau, dan Kombeng.

Di akhir keterangannya, Sugio mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di bulan Ramadan. Ia menekankan pentingnya memastikan sumber api seperti kompor dan puntung rokok benar-benar aman.

“Kesadaran masyarakat sangat penting. Jangan sampai kelalaian kecil memicu kebakaran besar, apalagi banyak rumah di Kutai Timur masih berbahan kayu dan mudah terbakar,” pungkasnya.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *