Kota Bogor – Institut Pertanian Bogor (IPB) University bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memaparkan hasil survei lokasi calon Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai bagian dari penguatan ekonomi biru nasional.
Paparan hasil survei tersebut disampaikan dalam Forum Diseminasi Hasil Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih yang digelar di IPB International Convention Center (IICC), Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu.
Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap KKP Ridwan Mulyana mengatakan diseminasi ini menjadi tahapan penting dalam penyusunan rekomendasi desa yang siap masuk ke tahap konstruksi.
“Melalui diseminasi hari ini, diharapkan dapat tersusun rekomendasi desa-desa yang akan masuk ke tahap pembangunan konstruksi,” kata Ridwan.
Ridwan menjelaskan, hasil survei tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan nelayan.
Sementara itu, Wakil Rektor III IPB University Ernan Rustiadi menyampaikan bahwa program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bentuk kolaborasi strategis antara KKP dan IPB University dalam mendukung agenda pembangunan ekonomi biru Indonesia.
Ia mengatakan forum diseminasi ini merupakan tindak lanjut dari survei lapangan yang telah dilakukan oleh tim surveyor di sejumlah wilayah pesisir, sekaligus menjadi ruang validasi teknis terhadap calon lokasi pembangunan KNMP tahun 2026.
“Kegiatan ini merupakan kolaborasi intensif antara KKP dan IPB dalam menyusun basis data pembangunan KNMP. Ini menjadi contoh nyata kolaborasi akademisi dan pemerintah dalam membangun Indonesia,” ujar Ernan.
Ernan berharap forum diskusi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh akademisi IPB, KKP, serta perguruan tinggi mitra untuk memberikan masukan konstruktif guna memastikan ketepatan sasaran pembangunan.
Menurut dia, sinergi antara akademisi dan pemerintah menjadi kunci agar pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih mampu memberikan dampak nyata bagi penguatan ekonomi biru dan kejayaan maritim Indonesia.
“Melalui diseminasi ini, diharapkan tersusun rekomendasi lokasi yang siap masuk tahap konstruksi serta terbangunnya dukungan kolektif terhadap peta jalan pelaksanaan program Kampung Nelayan Merah Putih secara nasional,” kata Ernan.
Direktur Pengembangan Masyarakat Agromaritim (DPMA) IPB University Handian Purwawangsa menyampaikan hasil survei mencakup kajian literatur terhadap 1.008 calon lokasi KNMP serta survei lapangan mendalam di 282 desa.
Dari hasil tersebut, IPB merekomendasikan 77 calon lokasi KNMP Hub, 194 calon lokasi KNMP Penyangga, serta 11 lokasi yang dinilai bukan desa perikanan tangkap.
“Paparan hari ini juga memuat jenis dan kapasitas fasilitas berbasis klaster, termasuk rumusan model bisnis, kewirausahaan, dan model pendampingan terintegrasi untuk memastikan keberlanjutan ekonomi masyarakat nelayan,” ujar Handian.
Ia menegaskan data dan analisis yang dipaparkan tidak hanya bersifat statistik, tetapi menjadi dasar penting untuk memastikan ketepatan sasaran pembangunan, kesesuaian infrastruktur dengan karakteristik wilayah, serta penguatan kemandirian nelayan.
Ketua Departemen Ekonomi dan Sumberdaya Lingkungan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University Adi Hadianto menilai Program 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih merupakan upaya pemerataan ekonomi di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Adi, program tersebut diarahkan untuk mentransformasi desa-desa pesisir tradisional menjadi kawasan perikanan yang modern, tertata, dan produktif melalui pembangunan ekosistem perikanan terintegrasi.
“KNMP tidak hanya membangun infrastruktur modern, tetapi membangun ekosistem bisnis di desa nelayan. Jika terwujud, dampaknya akan menciptakan multiplier effect yang besar bagi perekonomian,” kata Adi.
Forum diseminasi ini turut melibatkan pembahas dari perguruan tinggi mitra lokal di 17 provinsi lokasi survei KNMP yang tergabung dalam Forum Perikanan Tangkap, sebagai bagian dari upaya kolaborasi multipihak dalam pengembangan kampung nelayan nasional.
Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor: Biqwanto Situmorang
Sumber: https://www.antaranews.com/berita/5323894/ipb-kkp-paparkan-hasil-survei-lokasi-kampung-nelayan-merah-putih