Modal Urunan, Warga Swarga Bara Tunjukkan Kreativitas dari Bahan Sederhana

Pariwara
281 Views
2 Min Read

SANGATTA – Keterbatasan anggaran tak selalu menjadi penghalang bagi masyarakat untuk menghadirkan kegiatan yang meriah. Di Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, kekompakan warga justru menjadi modal utama untuk menyukseskan sebuah kegiatan masyarakat.

Kepala Desa Swarga Bara, Wahyuddin Usman, mengatakan kegiatan tersebut terlaksana dengan dukungan urunan dan partisipasi warga. Total biaya yang terkumpul bersama panitia disebut mencapai sekitar Rp50 juta.

“Kalau saya sama panitianya itu kurang lebih di sekitar Rp50 juta kegiatan itu,” kata Wahyuddin.

Menariknya, kreativitas warga tidak hanya terlihat dari semangat mengumpulkan dana. Sejumlah perlengkapan kegiatan juga dibuat sendiri dengan memanfaatkan bahan sederhana. Salah satunya menggunakan bola plastik yang dipotong dan diolah menjadi bagian dari atribut. Bola tenis juga dimanfaatkan sebagai ornamen dalam properti kegiatan.

Menurut Wahyuddin, kreativitas tersebut menjadi salah satu hal yang patut diapresiasi. Warga tidak sekadar menggelar kegiatan, tetapi mampu memanfaatkan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar.

“Iya, kreatif. Kreatif. Itu sengaja saya gaungkan sebagai pemicu untuk semangat RT-RT lain dan dusun lain,” ujarnya.

Bagi Wahyuddin, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan sebuah kegiatan tidak selalu ditentukan besarnya anggaran. Kekompakan, kemauan dan kemampuan masyarakat melihat potensi di lingkungan masing-masing justru menjadi faktor penting.

Dia berharap semangat tersebut dapat ditularkan ke lingkungan lain di Swarga Bara. Setiap RT maupun dusun, kata dia, tidak harus meniru kegiatan yang sama, tetapi dapat mengembangkan program sesuai potensi dan kemampuan masyarakat setempat.

“Bukan berarti harus copy paste kegiatan itu. Apa yang menjadi potensi kita,” tegasnya.

Semangat gotong royong tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa kreativitas warga dapat menjadi kekuatan dalam menghidupkan berbagai kegiatan sosial di tingkat desa. (ADV/Kominfo/Kutim)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *