Kisah Basral Gaito, Atlet Asal Solo: Dari Skateboard Rp 5.000 Kini Raih Emas di SEA Games

diadmin
73 Views
3 Min Read

KARANGANYAR – Basral Gaito Hutomo (18), atlet skateboard street putra asal Solo, sukses meraih prestasi di Ajang SEA Games Bangkok 2025. Medali emas yang ia raih merupakan hasil konsistensi Basral dalam menempa keterampilan dan kecintaannya terhadap skateboard.

Remaja ini lahir di Tangerang, Banten. Basral kemudian mengenal dan menekuni dunia skateboard setelah keluarganya pindah ke Solo. Kakak Basral, Arum Kindi Alzabar (21), mengatakan bahwa saat pindah, adiknya baru akan masuk ke kelas 1 SD.

Kecintaan Basral dalam dunia olahraga ekstrem tumbuh saat bermain BMX. Pada 2015, atau saat duduk di bangku kelas 3 SD, kesukaannya beralih ke skateboard usai mencoba papan skate milik temannya. Bahkan Basral membeli skateboard tersebut dengan harga Rp 5.000. Dari sinilah, Arum mengatakan, adiknya mulai menemukan hobinya.

“Dia juga sempat beli skateboard itu harganya cuma Rp 5.000, skate-skatean gitu. Dari situ dia mungkin menemukan hobinya. Dan dia juga sering latihan di depan rumah sini,” ujarnya saat ditemui Kompas.com, Selasa (16/12/2025).

Arum mengatakan, medali emas SEA Games Bangkok 2025 adalah salah satu hasil yang dicita-citakan oleh adiknya. “Dia (Basral) bilang, ‘Doakan aku ya, Pa, supaya bisa dapat emas. Bisa jadi juara,'” katanya.

Basral dikenal sangat aktif di kalangan komunitas skateboard Kota Solo. Salah seorang tokoh skateboard Kota Solo, Arif Hadiman alias Maman, sudah mengenal Basral saat masih duduk di bangku SD.

“Dulu sempat main di lapangan tenis yang sekarang jadi SMP Negeri, kadang main di jalan, dan kadang main di flyover Purwosari lalu di Taman Pancasila Karanganyar. Tapi seringnya main di jalan,” ujarnya.

Dalam pandangan Maman, Basral berbeda dari teman-teman seangkatannya. Ia terlihat lebih menyukai skateboard dan lebih konsisten dalam latihan. “Jadi wajar kalau dia lebih cepat progresnya dari teman-temannya. Dia juga bikin alat sendiri ditaruh di depan rumah, latihan sendiri. Ibaratnya pulang sekolah main, besoknya lagi. Wajar kalau progresnya lebih cepat,” kata dia.

Bagi Maman, prestasi internasional yang diraih Basral adalah hasil dari kecintaan tulusnya kepada skateboard. “Atlet itu kan baru-baru saja. Bukan kegiatan itu dinyatakan sebagai atlet ya, karena dia menyukai kegiatan itu, skateboard,” tutupnya.

Sumber: https://regional.kompas.com/read/2025/12/16/193308578/kisah-basral-gaito-atlet-asal-solo-dari-skateboard-rp-5000-kini-raih-emas
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *