
SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berharap klub sepak bola yang berlaga di kompetisi Liga 3 mampu mempertahankan eksistensinya sekaligus membuka peluang untuk naik ke Liga 2. Harapan tersebut menjadi dorongan bagi perkembangan sepak bola daerah agar semakin kompetitif dan mampu mencatatkan prestasi lebih tinggi.
Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menyampaikan, bertahan di kompetisi merupakan target penting yang perlu diperjuangkan. Namun, ia juga berharap tim tidak berhenti pada pencapaian tersebut dan terus meningkatkan kualitas permainan agar berpeluang menembus kasta kompetisi yang lebih tinggi.
“Masuk di Liga 3 ya, kita berharap bisa paling tidak bertahan atau semangatnya bisa naik menjadi Liga 2,” ujar Ardiansyah.
Menurutnya, peningkatan prestasi sepak bola membutuhkan semangat juang, persiapan yang matang, serta pembinaan pemain secara berkelanjutan. Konsistensi tim dalam menghadapi kompetisi menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga peluang meraih hasil terbaik.
Selain memperhatikan perkembangan klub, Kutim juga mulai memantau potensi pemain lokal untuk memperkuat persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Dalam wawancara tersebut, disebutkan terdapat enam pemain lokal yang ikut diamati untuk kebutuhan persiapan ajang olahraga tingkat provinsi.
“Enam pemain lokal ya untuk siap Porprov ya,” jelasnya.
Langkah memantau pemain lokal diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat tim daerah sekaligus membuka kesempatan bagi talenta sepak bola Kutim untuk berkembang.
Ke depan, harapan mempertahankan posisi di Liga 3 dan peluang promosi ke Liga 2 perlu ditopang pembinaan yang konsisten, evaluasi tim, serta dukungan berbagai pihak. Dengan persiapan yang baik, sepak bola Kutim diharapkan mampu berkembang dan memberikan kebanggaan bagi masyarakat. (ADV/Kominfo/Kutim)