Tak Hanya Sangatta, Mahyunadi Dorong Pencarian Bibit Atlet hingga Kecamatan

Pariwara
522 Views
2 Min Read

SANGATTA – Pemerataan pembinaan olahraga menjadi perhatian Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi. Ia mendorong pencarian bibit atlet tidak hanya terpusat di Sangatta, tetapi juga menjangkau kecamatan-kecamatan yang berpotensi melahirkan atlet berprestasi.

Langkah tersebut didorong melalui digitalisasi data atlet yang digagas Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutim. Pemanfaatan aplikasi dan website diharapkan memudahkan pendataan, pemantauan perkembangan, hingga identifikasi potensi atlet di seluruh wilayah.

Mahyunadi menilai, selama ini pembinaan olahraga masih menghadapi tantangan dalam menghimpun data atlet secara menyeluruh. Ia memperkirakan sekitar 80 persen atlet berasal dari Sangatta. Padahal, wilayah lain juga menyimpan potensi yang perlu digali secara serius.

“Digitalisasi ini harus sampai kecamatan-kecamatan,” tegas Mahyunadi saat memberikan arahan dalam kegiatan bimbingan teknis pembuatan aplikasi dan website serta pelatihan digitalisasi atlet Kutim.

Menurutnya, kecamatan seperti Bengalon, Sangkulirang, Kombeng, Telen, dan Busang memiliki peluang melahirkan atlet potensial. Ia mencontohkan wilayah Telen dan Busang yang sejak dahulu dikenal memiliki potensi atlet bola voli, khususnya kategori putri.

“Selama ini kita hanya banyak fokus mungkin dan 80 persen atlet kita atlet dari ibu kota Kutai Timur, yaitu Sangatta,” ujarnya.

Melalui sistem digital, KONI bersama pemerintah daerah diharapkan dapat memetakan atlet berdasarkan cabang olahraga, usia, prestasi, serta kebutuhan pembinaan. Data tersebut juga menjadi dasar menentukan program latihan dan dukungan anggaran secara lebih terukur.

Mahyunadi menegaskan, pencarian bakat harus mengutamakan kemampuan dan prestasi, bukan pertimbangan politik. Dengan pendataan yang merata dan pembinaan berkelanjutan, potensi atlet dari kecamatan diharapkan memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan Kutim meningkatkan daya saing olahraga daerah dan melahirkan atlet yang mampu berprestasi di tingkat provinsi hingga nasional. (ADV/Kominfo/Kutim)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *